PELANTIKAN SENAT MAHASISWI ( SEMA ) STIT DINIYYAH PUTERI RAHMAH EL YUNUSIYYAH PADANG PANJANG

Pelantikan Senat Mahasiswa (SeMa)

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah (STIT)

Diniyyah Puteri Rahmah El Yunusiyyah

Padang Panjang

2017

 

Setiap lembaga pendidikan di atas tingkat sekolah dasar (SD) pasti memiliki organisasi. Seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Senat Mahasiswa (SeMa) yang setiap tahunnya mengalami pergantian kepengurusan.

Seperti halnya Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah Diniyyah Puteri (STIT DP REY). Kamis, 28 September 2017, STIT DP melaksanakan kegiatan serah terima jabatan sekaligus pelantikan bagi anggota SeMa yang baru.

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung pertemuan Zainidin Labay Diniyyah Puteri ini dihadiri oleh Ketua STIT (yang langsung melantik anggota), para Dosen, serta mahasiswi. Acara ini berlangsung dengan hikmat. Para aggota baru yang dilantik sangat antisias dan bersemangat, terlihat ketika pengambilan sumpah jabatan.

Syarifatul Hayati Lc., MA., selaku Ketua STIT DP mengungkapkan harapannya untuk anggota SeMa yang baru agar lebih bersemangat dari yang sebelumnya dalam memajukan kualitas mahasiswi diberbagai kegiatan. Ia juga berharap agar anggota baru membawa inofasi dan semangat baru, serta aktif.

“Saya berharap dengan mengemban jabatan sebagai ketua SeMa yang baru, saya bisa melaksakan dan menjalankan tugas dengan baik. Kemudian, saya berharap agar anggota baru ini bisa bekerjasama dalam memajukan kampus.” Tutur Annisa Tiara Husna.

(Bona Ligusti/Diniyyah News Reporter)

Masa Orientasi Mahasiswi TA. 2017/2018

Masa Orientasi Mahasiswi (MOM)

 

Disetiap lembaga pendidikan, pasti mengadakan acara pengenalan lingkungan bagi peserta didik yang baru. Seperti pengenalan lingkungan, pelajaran, guru atau dosen dan lain sebagainya.

Biasanya kegiatan tersebut diberi nama MOS (Masa Orientasi Siswa) untuk para siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), serta Ospek (Orientasi dan Studi Pengenalan Kampus) untuk Universitas/Perguruan Tinggi.

Begitu juga dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah Diniyyah Puteri (STIT DP) Padangpanjang, yang melaksanakan Masa Orientasi Mahasiswi (MOM) (11/09/2017)

Kegiatan ini berupa pemberian materi dari para dosen untuk membangkitkan dan menambah semangat para calon mahasiswa baru dan menambah wawasan bagi mereka agar dapat lebih siap dalam menghadapi proses perkuliahan nantinya. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan lingkungan kampus dan lingkungan Diniyyah Puteri. Kegiatan yang berlangsung selama tiga (3) hari ini diakhiri dengan malam penampilan bakat di gedung pertemuan Zainudin Labay Diniyyah Puteri.

“Setelah mengikuti kegitan MOM ini, saya semakin merasa beruntung bisa bergabung dengan STIT DP. Saya diperkenalkan dengan banyak hal, seperti berbagai ilmu yang belum saya ketahui, bahkan ilmu yang tidak diajarkan di dunia perkuliahan seperti, keputrian yang mengajarkan sopan santun dan tata karma, cara makan pejabat dan banyak lagi. Saya juga akan belajar dengan dosen-dosen yang sangat cerdas dan baik hati. Di sini saya juga bisa mengembangkan potensi saya, baik menulis, berbicara, dan lain sebagainya.” Tutur Dina Fitri

(Bona Ligusti/Diniyyah News Reporter)

MOM MAHASISWI STIT DINIYYAH PUTERI

Padang Panjang- 19 mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Puteri Rahmah El-yunusiyyah mengikuti Masa Orientasi Mahasiswi (MOM), Senin, (14/09) hingga Rabu, (16/09). Di hari pertama, kegiatan langsungdibuka oleh ketua STIT, Syarifatul Hayati Lc, M.A di gedung pertemuan Zainuddin Labay Diniyyah Puteri.

Alhamdulillah acara pembukaan MOM yang berlangsung selama satu jam tersebut dapat berjalan lancar. Kebanggaan bagi saya bisa bekerjasama dengan seluruh panitia yang telah menjalankan tugasnya dengan baik dan tertib,ungkap Putri Ulan Dari, sekretaris SEMA yang mengkoordinir acara MOM tersebut kepada reporter Dinteen.

            Setelah acara pembukaan, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para dosen di ruang hijau kampus STIT Diniyyah Puteri. Taufik cialis prix en pharmacie Rahman S.Pd. I, M.A, pembantu Ketua II STIT sebagai pemateri pertama memberikan aspresiasi terhadap semangat dan perhatian dari peserta MOM. Ketika ditemui dikantornya beliau mengatakan, bahwa materi tentang profil dan sejarah Perguruan Diniyyah Puteri itu penting. Tujuannya untuk mengenalkan Diniyyah Puteri kepada mahasisiwi baru, khususnya kampus STIT Diniyyah Puteri sendiri.

Harapannya seluruh mahasiswi dapat mengikuti setiap materi dihari-hari berikutnya dengan lebih antusias. Supaya bisa menjadi bekal ketika perkuliahan dimulai,” tambah Taufik Rahman S.Pd. I, M. A selaku Dosen Psikologi Umum STIT.

            Jam 14.00 WIB, kegiatan MOM dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang adab dan etika menuntut ilmu. Pemateri terkesan senang, karena peserta memberikan respon yang baik terhadap materi yang disampaikan.

“Kita ingin mahasisiwi STIT Diniyyah Puteri ini menjadi pendidik yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan yang banyak, tapi juga berakhlak mulia,” ujar Yendri Junaidi selaku pembantu Ketua III STIT, setelah selesai memberikan materi kepada peserta.

            Kegiatan MOM STIT Diniyyah Puteri pada hari pertama ditutup dengan pelaksanaan apel sore bersama Sucia Febrawati yang merupakan panitia acara MOM STIT.

“Saya pribadi merasa sangat senang, meskipun cukup melelahkan. Karena kegiatannya yang cukup padat. Namun, kami dapat lebih mengenal Diniyyah Puteri dan mendapatkan motivasi-motivasi baru dari pemateri. Selain itu, bimbingan dari kakak panitia sangat luar biasa dan mereka memiliki kreatifitas yang membuat suasana lebih ceria,ungkap Putri Diana, peserta MOM yang berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat. (Jummiati Oktariana/Diniyyah Puteri Reporter)

           

Audisi Aksi Sumatera Barat 2015

Akademi Sahur Indosiar (AKSI) kembali mencari pemuda dan pemudi berbakat dalam berdakwah. Pada tahun 2015 ini, Perguruan Diniyyah Puteri Padang Panjang kembali dipilih sebagai tempat audisi untuk daerah Sumatera Barat. Selasa, 7 April 2015 lalu, audisi AKSI dilaksanakan di Gedung Zainuddin Labay El Yunusy Padang Panjang. Acara yang dimulai pada jam 09.00 WIB hingga jam 17.00 WIB tersebut diselenggarakan langsung oleh tim Indosiar dan dibantu oleh tim dari Diniyyah Training Centre (DTC) Perguruan Diniyyah Puteri. Program AKSI ini akan ditayangkan pada setiap malam bulan Ramadhan.

Audisi ini bertujuan sebagai ajang pencarian bakat bagi da’i dan dai’ah berbakat dari seluruh pelosok Indonesia, khususnya di Sumatera Barat. Selain itu juga untuk membangun jiwa dakwah para generasi muda Islam yang akan mengajak pada amal ma’ruf nahi mungkar. Tahun sebelumnya, Zatria Natriza, salah satu mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Puteri terpilih menjadi perwakilan Sumbar dan tampil di Indosiar. Semoga tahun ini Diniyyah Puteri kembali mengutus dai’ah terbaiknya pada AKSI 2015.

Peserta yang berpartisipasi dalam audisi kali ini berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Seluruh peserta berjumlah 63 orang yang merupakan utusan dari beberapa sekolah dan perguruan tinggi di Sumatera Barat, diantaranya MAN Model Bukittinggi, Pondok Pesantren Serambi Mekkah, STIT Diniyyah Puteri, Madrasah Tarbiyah Islamiah Candung, dan lainnya. Para peserta sangat antusias mengikuti audisi tersebut, meskipun harus antri berjam-jam untuk menunggu giliran masing-masing.

Acara berlangsung dengan lancar dan tertib. Setiap peserta diberi waktu 3 menit untuk menampilkan tausiyahnya masing-masing. Penampilan diberikan dengan berbagai konsep dan metode yang menarik, sehingga audisi tersebut menjadi hiburan tersendiri bagi para penonton.

“Saya senang sekali bisa mengikuti generique cialis audisi AKSI ini. Audisi ini dapat membangun jiwa anak-anak muda untuk mengembangkan bakatnya dalam berdakwah. Saya berharap bisa memberikan penampilan yang terbaik, ungkap salah satu peserta audisi bernama Fadila Yuspita, santri kelas VI di Madrasah Tarbiyah Islamiah Candung asal Teluk Kuantan, Riau.


Adapun Rahmani, mahasiswi STIT Diniyyah Puteri yang juga merupakan peserta audisi AKSI 2015 sangat berharap bisa lolos pada audisi kali ini. Sehingga bisa meneruskan perjuangan seniornya, Zatria Natriza dan mampu membanggakan kampusnya. Serta menjadi pendakwah yang mengajak umat Islam kepada jalan yang lurus di tengah zaman yang penuh dengan gejolak kejahiliyahan ini.

Audisi ini dapat menjadi salah satu ajang yang bisa menyadarkan para generasi muda bangsa sebagai mujahid Allah SWT. Harapannya semakin banyak para pemuda yang semangat berdakwah untuk menyelamatkan manusia dari segala permainan dunia yang fana’ ini. Semoga da’i dan dai‘ah dari Sumatera Barat yang lolos menjadi peserta AKSI 2015 bisa membawa nama baik Sumbar, serta memberikan penampilan terbaik nantinya. Bukan hanya di AKSI 2015 saja, namun selalu menjadi pendakwah di tengah-tengah masyarakat Indonesia bahkan untuk umat seluruh dunia. Amin. (Jummiati Oktariana/Mahasiswi Diniyyah Puteri Padang Panjang)